Cara menghitung profit jualan online

Panduan menghitung laba bersih, margin, dan harga jual dari HPP, biaya platform, iklan, dan kemasan, lengkap dengan contoh angka.

Omzet besar belum tentu untung besar. Laba atau keuntungan bersih baru terlihat setelah semua biaya satu pesanan dikurangkan. Tulisan ini menunjukkan cara menghitungnya, dari rumus dasar sampai harga jual dan batas iklan.

Buka kalkulator profit jualan

Biaya yang perlu dihitung

  • HPP: biaya beli atau produksi satu produk.
  • Biaya platform: komisi dan biaya layanan dalam persen, plus biaya tetap per pesanan jika ada. Jumlahkan semua komponennya dari rincian di dashboard penjualmu.
  • Diskon atau voucher yang kamu tanggung sendiri, bukan yang ditanggung platform.
  • Iklan per pesanan.
  • Kemasan dan operasional per pesanan.

Retur, pembatalan, dan pajak tidak ikut dalam rumus dasar di bawah. Catat dan periksa terpisah sesuai kondisi tokomu.

Rumus laba bersih

Laba bersih = harga setelah diskon − biaya platform − HPP − kemasan − iklan − operasional

Contoh satu produk

Harga jual
Rp80.000
Biaya platform 8%
− Rp6.400
HPP
− Rp50.000
Kemasan dan iklan
− Rp7.000
Laba bersih
Rp16.600

Margin adalah laba dibagi harga setelah diskon: 16.600 ÷ 80.000 = sekitar 20,8%. Markup adalah laba dibagi HPP: 16.600 ÷ 50.000 = 33,2%. Produknya sama, tetapi angkanya berbeda, jadi pastikan kamu tahu yang mana yang sedang kamu bicarakan.

Kalau ada voucher dari penjual

Misalkan kamu menanggung voucher Rp5.000 pada produk yang sama. Harga setelah diskon menjadi Rp75.000, dan biaya platform 8% dihitung dari angka itu.

Dengan voucher Rp5.000

Harga setelah diskon
Rp75.000
Biaya platform 8%
− Rp6.000
HPP
− Rp50.000
Kemasan dan iklan
− Rp7.000
Laba bersih
Rp12.000

Margin turun menjadi 12.000 ÷ 75.000 = 16%. Laba turun Rp4.600, bukan Rp5.000, karena biaya platform ikut turun Rp400.

Menentukan harga jual dari target margin

Harga setelah diskon = (HPP + kemasan + iklan + operasional + biaya tetap) ÷ (1 − biaya platform % − target margin %)

Dengan target margin 25% pada contoh pertama: 57.000 ÷ (1 − 0,08 − 0,25) = 57.000 ÷ 0,67 ≈ Rp85.075. Pada harga itu biaya platform Rp6.806 dan laba sekitar Rp21.269, atau 25% dari harga. Jika kamu menanggung voucher, nilainya ditambahkan ke harga yang dipasang.

Membandingkan beberapa harga

Tiga harga, biaya sama

Harga Rp80.000
Laba Rp16.600 (20,8%)
Harga Rp85.000
Laba Rp21.200 (24,9%)
Harga Rp90.000
Laba Rp25.800 (28,7%)

Harga naik Rp5.000, laba naik Rp4.600 karena sebagian dipotong biaya platform. Hitungan ini tidak memprediksi jumlah pesanan. Harga lebih tinggi bisa membuat pembeli berkurang.

Batas diskon dan ROAS impas

Sebelum memberi diskon tambahan, hitung batasnya: laba ÷ (1 − biaya platform %). Pada contoh pertama, 16.600 ÷ 0,92 ≈ Rp18.043. Diskon lebih besar dari itu membuat pesanan rugi. Diskon yang menarik pembeli biasanya jauh di bawah batas ini, jadi uji bertahap dan pantau labamu.

ROAS impas untuk iklan

Batas biaya iklan adalah laba ditambah biaya iklan yang sudah kamu hitung: 16.600 + 5.000 = Rp21.600. ROAS impas adalah harga setelah diskon dibagi batas iklan: 80.000 ÷ 21.600 ≈ 3,7. Jika ROAS iklanmu di bawah angka itu, pesanan dari iklan tersebut merugi.

Cara platform menghitung ROAS bisa berbeda. Samakan dulu definisinya dengan laporan iklanmu.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Mengira markup sebagai margin. Pada contoh, markup 33,2% sedangkan margin 20,8%.
  • Melupakan biaya kecil. Kemasan, iklan, dan operasional per pesanan menggerus laba lebih besar dari perkiraan.
  • Memakai tarif lama. Tarif platform berubah. Cek rincian terbaru di dashboard penjual.
  • Salah dasar hitung biaya platform. Kalkulator kami memakai harga setelah diskon penjual. Periksa apakah rincian di platformmu memakai dasar yang sama.
  • Mengabaikan retur dan pembatalan. Keduanya mengurangi laba nyata, walau tidak ada di rumus dasar.

Rumus dan asumsi lengkap ada di metode perhitungan. Hasil hanyalah estimasi; baca disclaimer.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa bedanya laba kotor dan laba bersih?

Laba kotor adalah harga jual dikurangi HPP. Laba bersih dikurangi lagi biaya platform, diskon, iklan, kemasan, dan operasional.

Berapa margin yang bagus?

Tidak ada satu angka untuk semua toko. Tergantung kategori, volume, dan biaya tetapmu. Yang penting labamu tetap positif setelah semua biaya, termasuk iklan dan retur.

Apakah pajak sudah dihitung?

Belum. Kalkulator tidak menghitung pajak. Periksa ketentuan yang berlaku untuk usahamu atau tanyakan ke konsultan pajak.

Bagaimana kalau saya menjual banyak produk?

Hitung per produk. Untuk laba toko, kalikan laba bersih tiap produk dengan jumlah terjual, lalu kurangi biaya tetap bulanan seperti sewa atau gaji.

Coba hitung sendiri

Buka kalkulator profit jualan

Bacaan terkait

Terakhir diperbarui .

Scroll to Top